Kanker Leher Rahim, Kenali, Cegah, dan Cek ke Dokter

Jum`at, 22 Mei 2015 06:45:37 - oleh : admin
Rating: 5.2/10 (9 votes cast)
Share |

Kanker Leher Rahim, Kenali, Cegah, dan Cek ke Dokter

SMK N 1 TEJAKULA dijadikan sebagai salah satu tempat sosialisasi Kanker Leher Rahim dari Puskesmas Tejakula yang dilakukan pada hari Selasa, 12 Mei 2015. Sosialisasi itu dilakukan bertujuan untuk mencegah kanker leher di kalangan pelajar sehingga dapat dicegah dari sejak dini.

Kanker leher rahim adalah pembunuh nomor 2 setelah penyakit kanker payudara. Di Negara maju, 75% kanker leher rahim di temukan pada stadium dini sehingga dapat dapat dicegah. Sedangkan di Negara berkembang 75% kanker leher rahim di temukan pada stadium lanjut sehingga sulit untuk untuk dicegah. Di Indonesia 90-100 orang per 100.000 penduduk wanita terinfeksi oleh kanker leher rahim. Kanker leher rahim di serang oleh Human Pavilonga.

v  Faktor-faktor resiko kanker leher rahim yaitu:

a.       Anak yang melakukan sex dibawah 18 tahun: kenapa tidak boleh karena alat reproduksi belum matang. Sehingga terjadi penetrasi yaitu masuknya masuknya alat kelamin laki-laki ke vagina.

b.      Sering berganti pasangan seksual

c.       Ibu yang melahirkan banyak anak (kurang darah/amenia, menurunkan daya tahan tubuh)

d.      Kurangnya kebersihan alat kelamin

e.       Sering terjadinya iritasi di alat kelamin

f.       Merokok

g.      Penggunaan pembalut yang berkualitas buruk (mengandung zat dioksin atau beracun)

h.      Mengkonsumsi makanan kurang sehat (makanan yang mengandung bahan pengawet dan cepat saji)

i.        Genetic ( 20% akan menurun pada anak cucunya “semua jenis kanker”  

 

v  Stadium kanker leher  rahim

a.       Dysplasia ringan: 0-5 tahun

b.      Dysplasia sedang: 0-3 tahun

c.       Terinfeksi HPV kanker: 1-20 tahun

d.      Terinfeksi sampai dengan stadium kanker: 5-10 tahun

e.       Stadium kanker sampai meninggal biasanya kurang dati 5 tahun

f.       Dysplasia tidak selalu berlanjut menjadi kanker.

v  Gejala kanker leher rahim

a.       Stadium prakanker tidak ada gejala

b.      Stadium kanker:

-terjadi pendarahan sedikit ketika melakukan kontak seksual.

-keputihan yang berbau busuk

-nyeri pada panggul

-gangguan BAB dan BAK

 

v  Dampak kanker serviks pada wanita

a.       Puncak usia produksi wanita adalah 30-50 tahun

b.      Gangguan kualitas hidup (psikis, fisik, dan kesehatan social)

c.       Dampak social dan ekonomi

d.      Pengaruh perawatan, pendidikan anak, kehidupan keluarga

v  Mencegah kanker leher rahim

a.       Vaksinasi kanker leher rahim

b.      Deteksi dini kanker rahim

c.       Pola seksual yang sehat

d.      Hindari stress yang berlebihan

e.       Menjaga kebersihan daerah kewanitaan

v  Penanganan kanker rahim

a.       Tergantung pada stadium kondisi pasien

b.      Terapi, operasi, radiasi, kemoterapi

 

kirim ke teman | versi cetak




Share |

 Berita "Berita Terbaru" Lainnya

Logo